fakta sahih bid'ah hasanah

by Aswaja Salafiyah , at 4/28/2016 06:58:00 AM , have 0 komentar


istilah " bid'ah hasanah" atau

sebaik baik bid'ah ada di zaman khalifah Umar r.a dan beliaulah
yang mula mula membuat istilah atau dengan kata lain membagi
bid'ah menjadi dua. JADI ISTILAH INI ADALAH SUNNAH KHULAFAUR
ROSYIDIN.
dalam hal ini beliau bersandarkan pada sahih muslim berikut : "
dari “Jarir bin Abdullah al-Bajali radhiyallahu anhu berkata,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa
yang memulai (hal baru)perbuatan baik dalam Islam, maka ia akan memperoleh
pahalanya serta pahala orang-orang yang melakukannya sesudahnya
tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barangsiapa
yang memulai(hal baru) perbuatan jelek dalam Islam, maka ia akan
memperoleh dosanya dan dosa orang-orang yang melakukannya
sesudahnya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka.” (HR.Muslim [1017]).

oleh karena ini ajaran atau sunnah khulafaur Rosyidin maka umat
islam harus membenarkan dan mengikutinya berdasar hadis sahih berikut :
“Wajib atas kalian berpegang teguh dengan ajaranku dan juga
ajaran khulafaur rosyidin yang mendapatkan petunjuk. Gigitlah kuat-kuat ajaran tersebut
dengan gigi geraham kalian ” (HR. Tirmidzi no. 2676 dan Ibnu Majah no. 42. sahih)

terpecah islam diakhir zaman menjadi 73 golongan adalah hal
yang pasti bahkan di akhir zaman di era imperialisme barat muncul
ajaran salafi palsu di abad 19 di RIYADH (NAJD) ajaran ini lahir dari
konfirasi yahudi dan inggris untuk menghancurkan islam dari dalam .
tentu saja sekte baru dalam islam dakwanya selalu memfitnah umat
islam bid'ah sesat musyrik kafir pada sesama umat islam dan Rosulullah menyebut
sekte baru ini AJARAN TANDUK SETAN AHLUL FITNAH DARI NAJD.
dan inilah DAKWAH SALAFY PALSU YANG SANGAT DITAKUTKAN OLEH ROSULULLAH ,terjadinya fitnah sesat musryik kafir hingga
penghalalan darah sesama sebagaimana dalam hadis sahih berikut
Rasulullah Saw bersabda:
"Sesungguhnya yang paling Aku takutkan bagi kalian
adalah seseorang yang membaca al-Quran, sehingga
ketika dia terlihat kebesarannya, pembelaannya
untuk Islam, kemudian ia terlepas dan mencampakkannya di
belakangnya, membawa pedang kepada tetangganya dan
menuduhnya syirik. Saya (Khudzaifah) bertanya: Ya Nabiyyallah, siapakah
diantaranya yang lebih berhak pada kesyirikan, yang dituduh
ataukah yang menuduh? Rasulullah Saw menjawab:
Yang menuduh" (HR Ibnu Hibban 1/282 dari Khudzaifah, dengan sanad yang hasan)
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK BERIKUT :
fakta sahih bid'ah hasanah
fakta sahih bid'ah hasanah - written by Aswaja Salafiyah , published at 4/28/2016 06:58:00 AM . And have 0 komentar
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID